Pelatihan Pengamanan Aplikasi Menggunakan Forti

Dalam rangka meningkatkan kapabilitas dan kesiapan tim teknologi informasi dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks, seluruh staf dari Divisi Sistem Informasi dan Divisi Jaringan, termasuk para Kepala Divisi dari masing-masing unit, telah mengikuti pelatihan teknis bertema “Pengamanan Aplikasi Menggunakan Forti” yang diselenggarakan secara intensif selama beberapa hari. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis organisasi dalam memperkuat lini pertahanan digital, khususnya dalam pengelolaan dan pengamanan aplikasi-aplikasi penting yang mendukung operasional harian. Kegiatan pelatihan ini menghadirkan instruktur bersertifikasi dari Fortinet, perusahaan global yang dikenal sebagai penyedia solusi keamanan jaringan terkemuka, yang secara khusus membimbing para peserta dalam memahami cara kerja solusi Forti, termasuk konfigurasi firewall, manajemen akses, deteksi ancaman, dan implementasi kebijakan keamanan aplikasi. Selain materi teoritis, para peserta juga mendapatkan sesi praktik langsung (hands-on lab) guna menerapkan berbagai skenario keamanan yang realistis, sehingga mereka dapat lebih siap dalam menghadapi potensi serangan siber yang dapat mengganggu kestabilan sistem. Kehadiran seluruh staf dari kedua divisi serta keterlibatan langsung para Kepala Divisi menunjukkan komitmen penuh dari organisasi dalam membangun budaya keamanan digital yang kuat dan berkelanjutan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta tidak hanya mampu mengimplementasikan teknologi Forti secara efektif dalam lingkungan kerja masing-masing, tetapi juga dapat berperan sebagai agen perubahan dalam memperkuat kesadaran dan penerapan kebijakan keamanan informasi di seluruh lini organisasi.
BSID Menerima Kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi (BSID) menerima kunjungan resmi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dalam rangka studi banding dan penjajakan kerja sama di bidang sistem informasi dan digitalisasi kampus. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat utama BSID dan dihadiri oleh seluruh Kepala Divisi di lingkungan BSID. Rombongan dari UMP disambut hangat oleh tim BSID. Dalam sambutannya, Kepala BSID menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan transformasi digital di era industri 4.0. Kegiatan ini meliputi pemaparan profil dan program kerja BSID, diskusi interaktif mengenai tata kelola TI, pengembangan sistem informasi terintegrasi, serta inovasi layanan digital di lingkungan kampus. UMP juga menyampaikan presentasi mengenai strategi digitalisasi yang tengah mereka kembangkan, termasuk tantangan dan capaian yang telah diraih. Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi tanya jawab dan tur singkat ke fasilitas BSID, termasuk ruang Command Center dan pusat data. Kedua belah pihak menyepakati pentingnya membangun ekosistem digital pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif.
BSID Menyambut Kunjungan Universitas Muhammadiyah Kudus dalam Rangka Diskusi Pengembangan Sistem Informasi Berbasis OBE

Pada Rabu, 30 Juli 2025, Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi (BSID) dengan penuh antusias menyambut kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Kudus. Rombongan tamu terdiri dari Kepala Divisi Jaringan dan Kepala Bagian Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah Kudus, yang datang dalam rangka studi banding serta berbagi pengalaman terkait implementasi sistem informasi berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya strategis kedua institusi untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang teknologi informasi dan pengembangan sistem pendidikan berbasis capaian pembelajaran. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak membahas secara mendalam mengenai pendekatan OBE dalam lingkungan perguruan tinggi, khususnya bagaimana sistem informasi dapat dioptimalkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis OBE. BSID turut memaparkan implementasi sistem informasi yang telah dikembangkan, termasuk integrasi antara sistem akademik dengan sistem penilaian capaian pembelajaran mahasiswa, dashboard pemantauan kinerja program studi, serta strategi digitalisasi data pembelajaran untuk mendukung akreditasi dan pelaporan kinerja pendidikan secara real-time. Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta sinergi yang positif antara Universitas Muhammadiyah Kudus dan BSID, yang tidak hanya memperkuat kapasitas masing-masing institusi dalam hal digitalisasi pendidikan, tetapi juga mendorong penyebarluasan praktik baik implementasi OBE di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia.
BSID Sambut Kunjungan Universitas Muhammadiyah Gresik

Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan resmi dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Kunjungan ini dihadiri oleh seluruh kepala divisi dari Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi UMG, yang langsung disambut oleh jajaran pejabat dan staf terkait di UMM. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme, sebagai wujud komitmen kedua institusi dalam mengembangkan sistem informasi dan digitalisasi di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama antar perguruan tinggi Muhammadiyah, sekaligus menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan sistem informasi dan digitalisasi. Melalui sesi diskusi yang konstruktif, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai strategi dan inovasi teknologi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan akademik serta administrasi kampus. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi lebih lanjut dalam rangka pengembangan teknologi informasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan dunia pendidikan. Harapannya, dengan sinergi yang terjalin, inovasi dan implementasi sistem informasi digital dapat terus ditingkatkan, mendukung visi masing-masing perguruan tinggi untuk menjadi pusat unggulan dalam bidang teknologi informasi dan pendidikan berbasis digital. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan di lingkungan kampus Muhammadiyah, demi mendukung peningkatan kualitas layanan dan pengalaman akademik bagi seluruh sivitas akademika.
Kunjungam BRI Manado Dalam Rangka Kerjasama Virtual Account Pembayaran Mahasiswa

Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini menerima kunjungan dari tim Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Manado. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penjajakan kerja sama implementasi sistem pembayaran mahasiswa berbasis Virtual Account. Tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk membahas kemungkinan integrasi antara sistem pembayaran digital yang dimiliki oleh BRI dengan sistem informasi akademik UMM, sehingga dapat menciptakan kemudahan dan efisiensi dalam proses transaksi pembayaran bagi mahasiswa. Kunjungan tersebut disambut hangat dan langsung oleh tim dari Divisi Sistem Informasi UMM yang turut hadir dalam pertemuan. Selama diskusi, kedua belah pihak secara intensif membahas berbagai peluang dan potensi sinergi teknologi yang dapat diterapkan, termasuk bagaimana penggunaan Virtual Account dapat mempermudah administrasi pembayaran kuliah, mengurangi kesalahan transaksi, serta mempercepat proses verifikasi pembayaran secara real-time. Kerja sama strategis ini diharapkan akan mendukung visi UMM dalam membangun layanan administrasi yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, dengan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Pihak BRI Cabang Manado juga menyampaikan komitmen penuh mereka untuk menyediakan solusi layanan perbankan yang sesuai dan dapat memenuhi kebutuhan khusus perguruan tinggi, sehingga dapat memberikan nilai tambah baik bagi institusi maupun para mahasiswa. Dengan implementasi sistem pembayaran berbasis Virtual Account ini, diharapkan mahasiswa UMM akan mendapatkan pengalaman layanan yang lebih mudah, cepat, dan aman dalam melakukan berbagai transaksi pembayaran pendidikan, sekaligus memperkuat ekosistem digital di lingkungan kampus.
Kepala Bagian Sistem Informasi dan Pendidikan Digital Diundang oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Untuk Bimbingan Teknis Pengelolaan Portal Website

Jakarta, 29 Agustus 2025 Kantor Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji mengundang Aminudin, S.Kom., M.Cs., selaku Kepala Bagian Sistem Informasi dan Pendidikan Digital, untuk memberikan bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka optimalisasi pengelolaan portal website resmi kantor tersebut. Undangan ini disampaikan langsung oleh lembaga Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sebagai upaya memperkuat integrasi sistem digital dan layanan informasi bagi masyarakat, khususnya terkait penyelenggaraan haji. Menurut sambutan dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji melalui situs resmi mereka, lembaga ini bertugas memberikan pandangan, masukan, dan laporan kepada Presiden mengenai peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji bagi jemaah Indonesia kantorhatsushaji.go.id. Keberadaan portal website kantor pun merupakan salah satu sarana strategis dalam menghadirkan komunikasi dua arah dan transparansi layanan publik.
BSID Mengembangkan SIM Surat dan SIM Agenda Seluruh Bidang dan Rektorat

BSID (Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi) terus berinovasi dengan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Surat dan SIM Agenda untuk seluruh bidang dan rektorat. Pengembangan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan surat menyurat serta mempermudah pengaturan dan pemantauan jadwal kegiatan di berbagai unit dalam lingkungan kampus. Dengan adanya sistem ini, setiap proses administratif diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan terstruktur. Sistem SIM Surat memungkinkan pengelolaan surat masuk dan keluar dilakukan secara digital, yang mempermudah pencatatan, pengarsipan, hingga pelacakan status surat. Sementara itu, SIM Agenda berfungsi untuk mengorganisir jadwal kegiatan, rapat, dan agenda penting lainnya di seluruh bidang dan rektorat, sehingga semua pihak dapat mengikuti perkembangan dengan lebih mudah. Kedua sistem ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan administratif yang sering terjadi pada sistem manual. Diharapkan, pengembangan SIM Surat dan SIM Agenda ini dapat memperkuat koordinasi antar unit di kampus serta meminimalisir waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan surat dan kegiatan. Dengan implementasi sistem digital yang lebih modern, BSID berkomitmen untuk mendukung kinerja seluruh pihak di kampus dalam mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akurat.
Workshop Maximizing Potential, Securing Education With Microsoft

Workshop “Maximizing Potential, Securing Education With Microsoft” Diselenggarakan oleh Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi UMM Malang, 5 Februari 2025 – Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar workshop bertajuk Maximizing Potential, Securing Education With Microsoft. Acara yang dihadiri oleh Dr. Ir. Suyatno M,Si selaku Kepala Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi UMM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada peserta mengenai cara memaksimalkan teknologi digital, khususnya produk Microsoft, dalam dunia pendidikan. Workshop ini juga dihadiri oleh Dr. Siti Maimunah S.Psi., M.M., MA, Kepala Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) UMM, serta seluruh instruktur pelatihan dasar teknologi digital UMM. Workshop ini menghadirkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital. Para peserta diberikan wawasan mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan mempermudah administrasi pendidikan di perguruan tinggi. Fokus utama dari kegiatan ini adalah bagaimana memanfaatkan teknologi Microsoft secara maksimal untuk menunjang produktivitas dan efisiensi dalam kegiatan pendidikan sehari-hari. Kehadiran para instruktur pelatihan dasar teknologi digital di acara ini sangat penting, karena mereka akan menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan materi yang didapat selama workshop kepada para mahasiswa dan tenaga pendidik di UMM. Dengan adanya kegiatan ini, UMM berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan digital, serta memastikan pendidikan yang aman dan terjamin di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Biro SID Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Pelatihan Training of Trainer (ToT)
Malang, 3 Januari 2025 – Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Malang sukses menyelenggarakan pelatihan Training of Trainer (ToT) dengan fokus pada pemrograman Python bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan 11 November 2024 sampai dengan 20 Februari 2025, yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar Python, bahasa pemrograman yang populer dan banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk data science, web development, dan machine learning. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital dan mempersiapkan mereka untuk studi lebih lanjut di bidang teknologi informasi. Pelatihan ToT ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari berbagai fakultas di Universitas Muhammadiyah Malang. Selama pelatihan, para peserta diajak untuk memahami dasar-dasar Python, termasuk sintaks, tipe data, dan fungsi. Selain itu, mereka juga belajar tentang bagaimana menggunakan Python untuk memecahkan masalah-masalah sederhana dan mengolah data. Para peserta juga berkesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan instruktur yang ahli di bidangnya. Ketua Biro SID, Dr. Ir. Suyatno M.Si, menyatakan bahwa pelatihan ToT ini merupakan salah satu upaya universitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang teknologi informasi. “Kami ingin memberikan bekal yang cukup kepada mahasiswa agar mereka dapat bersaing di era digital ini,” ujarnya. “Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak dicari saat ini, sehingga kami yakin bahwa pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa.” Pelatihan ToT ini mendapatkan sambutan yang positif dari para peserta. Agam, salah satu peserta pelatihan, mengatakan bahwa ia sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi lebih memahami tentang Python dan bagaimana cara menggunakannya,” katanya. “Saya juga mendapatkan banyak teman baru yang memiliki minat yang sama.” Keberhasilan pelatihan ToT ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang pemrograman Python. Biro Sistem Informasi dan Digitalisasijuga berencana untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan lain yang berkaitan dengan teknologi informasi di masa depan.
Pelatihan Dasar Training of Trainer (ToT)

Pelatihan Dasar Teknologi Digital dan Bahasa Pemrograman Python untuk Mahasiswa Baru GEN.24 Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan pelatihan dasar teknologi digital dengan fokus pada bahasa pemrograman Python untuk mahasiswa baru GEN.24. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam dunia digital serta dunia teknologi informasi. Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting di lingkungan universitas. Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., selaku Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Teknologi, memberikan sambutan hangat kepada peserta pelatihan. Dalam sambutannya, Prof. In’am menyampaikan pentingnya menguasai teknologi digital sebagai salah satu kunci untuk sukses di era revolusi industri 4.0. “Dengan keterampilan di bidang teknologi digital, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin berkembang pesat,” ujar beliau. Dr. Ir. Suyatno, M.Si., Kepala Biro Sistem Informasi dan Digitalisasi, juga turut memberikan paparan mengenai pentingnya digitalisasi dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Ia berharap dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan digital mereka secara maksimal, serta siap menghadapi tantangan yang ada dalam dunia teknologi informasi. Aminudin, S.Kom., M.Cs, selaku Kepala Bagian Sistem Informasi dan Pelatihan Digital, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan dasar yang kuat bagi mahasiswa baru dalam mempelajari bahasa pemrograman Python. “Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat relevan dan banyak digunakan dalam berbagai sektor teknologi, mulai dari pengembangan aplikasi, analisis data, hingga kecerdasan buatan,” tambah Aminudin. Selain itu, Ir. Ilyas Nuryasin, S.Kom., M.Kom, Kepala Divisi Pendidikan, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan dunia industri dalam pembelajaran teknologi digital. Menurutnya, penguasaan Python di kalangan mahasiswa akan membuka banyak peluang karir di sektor teknologi. Pelatihan ini juga didukung oleh Ir. Yufis Azhar, S.Kom., M.Kom, serta seluruh dosen Informatika, yang berperan aktif sebagai pengajar dan mentor dalam kegiatan pelatihan tersebut. Dengan adanya pendampingan langsung dari para ahli, para peserta diharapkan dapat memahami konsep dasar bahasa pemrograman Python dan menerapkannya dalam berbagai projek praktis. Acara ini mendapat sambutan antusias dari mahasiswa baru GEN.24, yang merasa bahwa pelatihan ini memberikan mereka bekal penting untuk mengembangkan diri di bidang teknologi informasi. Setelah mengikuti pelatihan, diharapkan para mahasiswa dapat lebih percaya diri dan siap untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia digital yang semakin berkembang.